Inilah Fakta Meghan Pangeran Harry yang Menggemparkan Dunia

Beberapa waktu lalu dunia dihebohkan dengan Meghan dan Pangeran Harry yang keluar dari Kerajaan Inggris. Hal tersebut belum pernah terjadi dalam beberapa puluh tahun terakhir. Jika kebanyakaan orang ingin menjadi pangeran dan keluarga sebuah kerajaan maka apa yang menyebabkan keduanya malah melepaskan itu semua? Inilah fakta Meghan Pangeran Harry melepaskan semua kenikmatan kerajaan termasuk gelarnya.

1. Ingin Mandiri Secara Finansial

Menjadi kaki tangan sang ratu dan keluarga senior kerajaan Inggris tentu mendapatkan banyak keistimewaan termasuk secara materi. Namun keduanya melepaskan itu semua dan berencana mendirikan yayasan sosialnya sendiri yatu Sussex Royal. Sebelumnya Meghan dan Harry menjadi bagian dari yayasan kakaknya yaitu Middleton dan William’s Royal.

2. Bebas Tanggung Jawab Sebagai Anggota Senior Kerajaan

Menjadi anggota senior kerajaan tentu mengembang tugas masing-masing. Pangeran Harry fokus pada masalah lingkungan sedangkan Meghan mengurus isu kesetaraan gender. Dengan mundurnya menjadi anggota keluarga kerajaan, maka tugas tersebut pun dilepaskan. Kucuran dana atas kontribusinya selama ini pun akan terhenti.

3. Melepas Gelar Kebangsawanannya

Tentu saja keputusan keluar sebagai keluarga istana harus melepas gelar yang selama ini dipegang. Gelar HRH atau His/Her Royal Highness dilepas bersamaan dengan tanggung jawabnya masing-masing. Ratu Elizabeth menyetujui hal tersebut dan resmi digantikan pada musim semi 2020.

4. Anak Tanpa Hak Soverign Grant

Keputusan besar semacam ini tentu telah didiskusikan dalam jangka waktu yang lama. Kepergiannya dari kerajaan akan berdampak pula pada masa depan keduanya termasuk anak-anak. Atas keputusan itu, Archie dan anak-anak Meghan dan Harry nanti pun tidak memperoleh Soverign Grant. Tidak ada kewajiban mengikuti tradisi yang selama ini wajib dilaksanakan. Anak pun tidak akan menerima gelar apapun sebagai keturunaN kerajaan. Keluarga ini akan hidup sebagaimana keluarga sipil lainnya.

5. Tinggal di Inggris dan Kanada

Awal pernikahannya Meghan yang pindah dari Kanada ke Inggris harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan Kerajaan Inggris yang sangat berbeda dengan kehidupannyadi Kanada. Ketidaknyamanan bisa saja terjadi atas perbedaan budaya tersebut. Hal itulah yang menyebabkan keduanya memilih tinggal di Inggris sekaligus di Kanada untuk menyeimbangkan perbedaan. Keduanya sudah menyiapkan rumah pribadi di Inggris dengan merenovasinya beberapa bulan sebelum menyatakan keluar dari istana.

6. Menggugat Pers

Sikap Meghan yang sangat berbeda dengan kebanyakan keluarga istana dinilai negatif oleh masyarakat Inggris. Banyak pers yang meliput Meghan atas kejadian-kejadian tersebut. Sedangkan Meghan yang tidak terbiasa dalam peraturan kerajaan merasa tidak nyaman. Ia pun berani tampil sebagaimana dirinya seperti masyarakat biasa dengan melanggar aturan berpakaian dan lain-lain. Tak akhyal hal ini menarik perhatian publik Inggris. Tak lama setelah itu, Harry menggugat pers untuk tidak lagi membicarakan Meghan terutama hal yang bersifat negatif. Ia sudah tidak bisa lagi diam sebagaimana seharusnya pangeran.

7. Tetap Mendukung Ratu

Dilbalik berita menggemparkan itu, terdapat fakta Meghan Pangeran Harry yang cukup menenangkan. Meski keduanya hengkang dari istana dan melepaskan semua yang telah dimiliki secara turun temurun, Harry dan Meghan tetap akan mendukung Ratu Elizabeth. Hubungan akan terus ada namun privasi keluarga tetap diajaga. Istana tetap tidak dapat mengatur bagaimana kehidupannya kelak. Meghan dan Harry menginginkan menjadi keluarga biasa tanpa ada sorotan publik.

Tindakan Pangeran Harry dan Meghan sangat mengagetkan banyak pihak. Namun Ratu Elizabeth sendiri tidak merasa demikian sebagai orang terdekatnya. Fakta Meghan Pangeran Harry ini akan menjadi sejarah dalam Kerajaan Inggris dan diingat hingga berpuluh-puluh tahun mendatang. Namun, bagaimana pun langkanya keputusan tersebut semoga keduanya menjalani kehidupan yang lebih baik.